Showing posts with label penyebab. Show all posts
Showing posts with label penyebab. Show all posts

Sunday, December 15, 2013

Fakta Penyebab Noda Putih di Kuku

Banyak orang mengatakan, kalau ada noda putih di kuku, itu bertanda ada yang menyukaimu. Begitu juga sebaliknya jika di tangan kiri, berarti ada orang yang membencimu. Namun apakah itu semua benar? semuanya dapat dijelaskan secara ilmiah. Itu hanya mitos.


Kuku adalah lapisan kulit tanduk yang pada setiap jari tangan atau kaki, membantu Anda mengambil benda-benda kecil, dan dapat digunakan sebagai senjata untuk mencakar. Meskipun kuku tampak sederhana, kuku belum banyak dipahami, bahkan hingga saat ini. Kuku sebagian besar terbuat dari protein yang disebut keratin. 

Secara rata-rata, kuku jari tangan bertambah panjang 1 mm setiap 10 hari. Kuku lebih cepat panjang dan lebih lambat pada musim dingin, lebih cepat panjang pada orang dewasa muda aktif dan lebih lambat pada orang yang sangat muda dan sangat tua. Semua pertumbuhan kuku terjadi pada bagian pangkalnya, di dalam matriks kuku.

Di dalam matriks kuku, selalu dihasilkan sel-sel baru, dan ketika sel tumbuh, mereka membentuk kuku yang sebenarnya (disebut lempengan kuku) ke arah depan menuju ujung jari tangan atau kaki. Metabolisme matriks kuku sangat aktif, dan peka pada perubahan kesehatan Anda. kuku dapat mencerminkan aspek kesehatan yang berbeda dengan menjadi lebih tipis atau lebih tebal, patah atau beralur. Jika Anda menderita stress berat atau demam, kuku akan sangat lambat tumbuh, dan akan muncul alur-alur horizontal pada kuku Anda. ini disebut “garis Beau”.

Di sisi lain, para penggigit kuku sebaiknya tahu bahwa kebiasaan buruk mereka sebenarnya mempercepat pertumbuhan kuku. Beberapa penyakit paru-paru dan jantung (dengan alasan yang tidak diketahui) dapat mengubah bentuk kuku sehingga ujung jari terlihat seperti tongkat (club) kecil. Ini disebut “Clubbing”.

Jadi bisa diambil kesimpulan kalau noda putih di kuku adalah bekas kerusakan kecil / retak bagian dalam kuku.

Sunday, December 1, 2013

Kebiasaan Penyebab Perut Buncit





Apakah Anda bermasalah dengan perut yang buncit? Ingin mengecilkan perut tapi merasa kesulitan?

Ternyata, telah diketahui beberapa kebiasaan yang dianggap sehat yang nyatanya justru dapat menambah lemak ke dalam perut Anda.

Melewatkan Waktu Makan
Taktik ini selalu menjadi bumerang. Hal ini akan membuat Anda akan merasa sangat lapar yang berakhir dengan makan berlebihan. Dan ketika Anda melakukannya, lemak dipastikan akan mengendap di bagian perut Anda. Makan dengan porsi dibagi setiap tiga sampai empat jam sekali akan membuat tetap kenyang tanpa menambah lemak tambahan pada perut Anda.

Hanya Makan Sayur dan Menghindari Makan Daging
Wanita sering menghindari daging, ikan dan kelompok susu karena mereka pikir semua itu hanya berisi kalori dan lemak. Tapi ingat, makanan ini adalah makanan super sumber protein yang membantu meningkatkan metabolisme Anda, sehingga Anda dapat mengusir lemak di perut Anda. Pilih yang rendah kalori dan rendah lemak, seperti keju atau tuna (6 ons dari salah satunya dapat memenuhi tiga perempat kebutuhan protein harian Anda).

Berpikir Semua Roti Itu Tidak Baik
Roti putih memang tidak baik, namun roti gandum dan sereal dapat memungkinkan tingkat insulin naik secara bertahap, sehingga mengurangi kemungkinan bertambahnya lemak pada perut Anda. Beras merah, oatmeal atau tortilla gandum untuk mengganti beras putih atau mie akan membuat perbedaan pada perut Anda.

Melakukan Crunch Terus Menerus
Sit-up memang dapat memberikan tone pada otot perut Anda, tapi latihan ini tidak akan mengikis lapisan lemak yang menutupi otot perut Anda. Daripada membuang-buang waktu Anda hanya untuk melakukan crunch, lebih baik Anda luangkan waktu Anda untuk melakukan latihan beban secara merata untuk semua bagian tubuh kemudian lanjutkan dengan berjalan cepat di treadmill.

Minum Alkohol Berlebihan
Alkohol memiliki banyak kalori, namun tidak memberikan nutrisi sama sekali. Jadi ketika Anda meminum alkohol dalam jumlah besar, Anda secara tidak sadar mengundang lemak ke perut Anda. Jika Anda mencari minuman, Anda bisa memilih anggur merah, penelitian menunjukkan jika anggur merah justru dapat membantu melawan lemak di perut Anda.

Konsumsi Produk Diet
Anda mungkin berpikir bahwa Anda sedang membantu tubuh Anda dengan memilih yogurt bebas gula, diet soda, atau makanan ringan lainnya yang diberi label rendah kalori atau rendah lemak. Namun semua itu sering dipenuhi dengan pemanis buatan dalam jumlah yang berlebihan, yang beberapa ahli gizi percaya bisa memicu metabolisme Anda untuk meningkatkan penyimpanan lemak.

Berpikir Bahwa Makanan Berlemak Adalah Musuh
Mungkin akan terdengar berlawanan, namun makanan tinggi lemak tak jenuh tunggal membantu Anda membakar lemak perut dan menuntun Anda untuk makan lebih sedikit. Apa sajakah itu? Ahli gizi merekomendasikan alpukat, ikan, minyak zaitun ataupun minyak canola sebagai sumber lemak baik.

Dari kebiasaan di atas, adalah yang masih Anda lakukan? Jika ya, segeralah tinggalkan semua itu dan mulailah memperbaikinya untuk membantu Anda mengecilkan perut dan mencegah timbunan lemak dalam perut Anda bertambah.